Tampilkan postingan dengan label hewan peliharaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hewan peliharaan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Juni 2015

HUBUNGAN ANTARA KUCING DAN MANUSIA



hamster, guppy, freelance, indonesia, jual hamster, jual guppy, jual hewan, jual tikus, jual kandang,

-visit us: @Mr_ikky and Friends-

Kucing dan Manusia

Kucing domestik adalah hewan yang populer saat ini. Saat ini sudah ada ratusan juta kucing dipelihara oleh manusia. Kucing juga digunakan dalam perdagangan bulu, makanan, dan untuk mengendalikan hama. Berikut beberapa hal hubungan antara kucing dan manusia:
 
  • Hewan Peliharaan
Kucing adalah hewan peliharaan yang umum dan paling banyak dipelihara di Eropa dan Amerika Utara. Populasi kucing di seluruh dunia sangat sulit untuk dipastikan, dengan perkiraan antara 200 juta hingga 600 juta ekor. Pada tahun 1998 ada sekitar 76 juta kucing hidup di Eropa, 7 juta di Jepang dan 3 juta di Australia. Sebuah laporan tahun 2007 menyatakan bahwa sekitar 37 juta rumah di Amerika Serikat memiliki hewan peliharaan kucing. Sebaliknya, ada sekitar 72 juta anjing dipelihara di negara itu. Hal ini membuktikan bahwa di Amerika Serikat jumlah pemelihara kucing lebih banyak daripada anjing sejak tahun 1985.
Meskipun kepemilikan kucing telah banyak dikaitkan dengan wanita, jajak pendapat Gallup pada tahun 2007 melaporkan bahwa pria dan wanita memiliki kemungkinan yang sama dengan kepemilikan kucing.
  • Bulu
Menurut Humane Society dari Amerika Serikat, selain dipelihara, kucing juga digunakan dalam perdagangan bulu internasional. Bulu kucing digunakan untuk dibuat menjadi mantel, sarung tangan, topi, sepatu, selimut dan boneka mainan. Untuk membuat satu buah mantel bulu kucing, dibutuhkan sekitar 24 ekor kucing. Hal ini sekarang telah dilarang di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Australia dan Uni Eropa. Namun, masih ada beberapa kucing yang bulunya dibuat menjadi selimut di Swiss sebagai obat tradisional yang dipercaya dapat membantu menyembuhkan penyakit rematik.
  • Daging
Kucing telah menjadi hal yang umum untuk dimakan di negara Tiongkok dan di beberapa negara Asia lainnya. Diperkirakan bahwa di provinsi Guangdong, orang Tiongkok dapat memakan kucing dalam satu hari sebanyak 10 ribu ekor. Organisasi Animal People telah memperkirakan bahwa setiap tahunnya di Asia ada sekitar 4 juta kucing dibunuh untuk dikonsumsi.
Pengendalian Hama
Kucing adalah hewan yang juga digunakan sebagai hewan pengendalian hama, seperti untuk membasmi hewan pengerat tikus disebuah sawah.
  • Efek pada Kesehatan Manusia
Karena ukuran kucing yang kecil, kucing rumah yang dijinakkan dapat menimbulkan sedikit bahaya fisik pada manusia. Namun, di Amerika Serikat kucing telah menimbulkan sekitar 400 ribu gigitan per tahun. Banyak gigitan yang berasal dari kucing menimbulkan infeksi, dan bahkan kadang-kadang dapat menimbulkan penyakit rabies. Kucing juga dapat menimbulkan bahaya pada ibu hamil dan indivudu imunosupresif, karena kotoran kucing dapat menularkan toksoplasmosis. Reaksi alergi terhadap bulu kucing dan/atau air liur kucing adalah hal yang biasa. Manusia yang alergi terhadap hewan biasanya gejalanya berupa demam, asma, atau radang kulit.
Selain berisiko terhadap kesehatan, kucing juga dapat meningkatkan kesehatan dan mengurangi rasa stres. Memelihara kucing juga dapat meningkatkan kesehatan psikologis, yaitu mampu memberikan dukungan emosional dan menghilangkan perasaan depresi, kecemasan, dan kesepian. Ada satu studi yang mengatakan bahwa manusia yang memelihara kucing dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.


sumber: id.wikipedia.org
Add to Cart More Info

HEWAN KUCING



hamster, guppy, freelance, indonesia, jual hamster, jual guppy, jual hewan, jual tikus, jual kandang,
-visit us: @Mr_ikky and Friends-

Tentang Hewan Kucing

Kucing disebut juga kucing domestik atau kucing rumah (nama ilmiah: Felis silvestris catus atau Felis catus) adalah sejenis mamalia karnivora dari keluarga felidae. Kata "kucing" biasanya merujuk kepada "kucing" yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada "kucing besar" seperti singa dan harimau. Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 6.000 tahun SM, dari kerangka kucing di Pulau Siprus. Orang Mesir Kuno dari 3.500 SM telah menggunakan kucing untuk menjauhkan tikus atau hewan pengerat lain dari lumbung yang menyimpan hasil panen. Saat ini, kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau galur murni (pure breed), seperti persia, siam, manx, dan sphinx. Kucing seperti ini biasanya dibiakkan di tempat pemeliharaan hewan resmi. Jumlah kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing di dunia, sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran seperti kucing liar atau kucing kampung.

Domestikasi atau Penjinakan

Seperti halnya hewan yang telah mengalami domestikasi (penjinakan), kucing hidup dalam hubungan mutualistik dengan manusia. Tapi sejarah mutualisme ini jauh lebih pendek dibandingkan dengan hewan domestikasi yang lain dan tingkat domestikasi kucing juga masih diperdebatkan. Karena keuntungan yang diperoleh dari adanya kucing, maka manusia membiarkan kucing liar berkeliaran di pemukiman. Nenek moyang kucing rumahan tidak terlalu dekat dengan pemiliknya, berbeda dengan hewan domestik yang lain. Sejarah inilah yang mungkin menyebabkan tidak adanya ikatan yang kuat yang dimiliki kucing pada pemiliknya. Akibatnya, kebanyakan pemilik kucing menganggap kucing adalah hewan yang tidak terlalu peduli dan mandiri. Namun, kucing dapat sangat dekat dengan pemiliknya, terutama jika ia dibesarkan sejak kecil dan sering mendapatkan perhatian.

sumber: id.wikipedia.org
Add to Cart More Info